Info Geo (Bumiku Bumimu Bumi KITA)
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 September 2011

Lima Gunung Api Spektakuler

Gunung Bromo, Indonesia


Untuk aksi vulkanik dan pemandangan yang menakjubkan, Gunung Bromo di Jawa Timur tidak punya lawan sepadan. Gunung setinggi 2329 m di atas permukaan laut ini selalu mengeluarkan asap belerang dan kadang tertutup kabut lebat. Keindahan yang sangat layak untuk diabadikan.



Gunung Bromo adalah gunung “termuda” dari kompleks gunung api Tengger yang luas dan berumur 820 ribu tahun. Dari Gunung Bromo, pengunjung bisa melihat puncak tertinggi di Jawa, yaitu Gunung Semeru, yang aktif mengeluarkan asap dalam jumlah besar tiap 20 menit.

Gunung Bromo memang relatif mudah dicapai (bisa dengan 45 menit berjalan kaki atau menaiki jip dari desa terdekat, Cemoro Lawang). Tapi kondisinya tidak selalu aman. Dua turis meninggal karena terkena ledakan batu pada 2004.

Gunung Hallasan, Korea Selatan

Gunung Hallasan, puncak tertinggi di Korea (1950 mdpl), termasuk dalam kelompok gunung api Jejudo.

Ada sekitar 4 ribu jenis hewan dan 1800 tumbuhan yang menjadikan Hallasan sebagai habitat mereka. Lihat juga danau kawah Baekrokkdam di puncak. Baekrokkdam atau “Danau Seratus Rusa” yang indah mengilhami cerita rakyat tentang peri-peri yang turun dari langit untuk bermain dengan rusa putih. Banyak turis yang mengunjungi Hallasan pada musim semi untuk melihat mekarnya bunga azalea di pegunungan.

Gunung ini juga cukup mudah didaki. Jalur sepanjang 10 km dapat selesai Anda jalani dalam sehari.

Gunung Aso, Jepang

Kaldera terbesar di dunia ini (lebarnya 24 km) memiliki kuil pemujaannya sendiri. Gunung Aso adalah penanda Jepang yang paling terkenal dan penghasil uang untuk prefektur Kumamoto di Kyushu, Jepang.

Atraksi utama di Gunung Aso adalah danau kawah berwarna biru muda yang beruap di Gunung Nakadake. Kereta gantung akan mengangkut turis menuju puncak gunung api, dan di sana ada kompleks yang penuh dengan kios oleh-oleh serta jajanan. Di pinggir kawah juga ada semacam trotoar yang tertata rapi. Di Aso, Anda juga akan menemukan sekumpulan tempat pemandian air panas.

Gunung Pinatubo, Filipina

Gunung Pinatubo tidak sekadar “pulih” dari bencana ledakan besar pada 1991, tapi kini juga menjadi sumber pemasukan untuk lokasi utama olahraga ekstrem.

Pada 1991, Gunung Pinatubo mengeluarkan ledakan vulkanik terbesar kedua dunia dalam 100 tahun terakhir. Ledakan itu menyebabkan suhu dunia turun 17,27 derajat Celsius dan korban tewas mencapai 800 orang. Kerugian financial ditaksir sekitar $ 250 juta.

Dua dekade kemudian, kota-kota di sekitar Gunung Pinatubo hidup dari sektor pariwisata karena ledakan legendaris tersebut.

Anda bisa melakukan pendakian ekstrem di Angeles City serta paket-paket berkendara di antara aliran lahar Pinatubo, yang bentuknya berupa kolam lumpur raksasa berisi materi vulkanis. Ada juga kegiatan terjun payung dan tur udara seharga $ 55 per orang.

Gunung Fuji, Jepang

Tidak mungkin menulis tentang gunung api utama di Asia tanpa memasukkan Gunung Fuji dalam daftar. Gunung Fuji atau Fuji-san adalah gunung tertinggi di Jepang dan ikon nasional atas keindahan pemandangan dan ketinggiannya (3776 m).

Selain menjadi tempat paling utama untuk berfoto dan memamerkannya ke teman-teman atau keluarga di rumah, Gunung Fuji adalah lokasi olahraga ekstrem bagi pencari adrenalin. Setiap musim panas, sekitar 200 ribu orang mendaki gunung ini. Waktu yang mereka butuhkan antara 4-8 jam. Ada juga “sekolah” dan pusat paragliding di area parkir stasiun Gotemba kelima.

Pengunjung bisa saja tidak beruntung datang ke Gunung Fuji saat berawan. Sebagai gantinya, Anda bisa mengunjungi Hakone yang permai di timur Gunung Fuji, serta Lima Danau Fuji, di utara gunung api. (http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/117-lima-gunung-api-spektakuler-yang-wajib-dikunjungi)

Jumat, 09 September 2011

KAPAN GUNUNGAPI TERJADI ?


Gunungapi terbentuk sejak jutaan tahun lalu hingga sekarang. Pengetahuan tentang gunungapi berawal dari perilaku manusia dan manusia purba yang mempunyai hubungan dekat dengan gunungapi. Hal tersebut diketahui dari penemuan fosil manusia di dalam endapan vulkanik dan sebagian besar penemuan fosil itu ditemukan di Afrika dan Indonesia berupa tulang belulang manusia yang terkubur oleh endapan vulkanik.

Sebagai contoh banyak ditemukan kerangka manusia di kota Pompeii dan Herculanum yang terkubur oleh endapan letusan G. Vesuvius pada 79 Masehi. Fosil yang terawetkan baik pada abu vulkanik berupa tapak kaki manusia Australopithecus berumur 3,7 juta tahun di daerah Laetoli, Afrika Timur. Penanggalan fosil dari kerangka manusia tertua, Homo babilis berdasarkan potassium-argon (K-Ar) didapat umur 1,75 juta tahun di daerah Olduvai. Penemuan fosil yang diduga sebagai manusia pemula Australopithecus afarensis berumur 3,5 juta tahun di Hadar, Ethiopia, dan penanggalan umur benda purbakala tertua yang terbuat dari lava berumur 2,5 juta tahun ditemukan di Danau Turkana, Afrika Timur. Perkembangan benda-benda purba dari yang sederhana kemudian meningkat menjadi benda-benda yang disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari, seperti pemotong, kapak tangan dan lainnya, terbuat dari obsidian yang berumur Paleolitik Atas Geologi - fisik / Pengenalan GunungApi

Selasa, 06 September 2011

ERUPSI GUNUNGAPI

Berdasarkan tinggi rendahnya derajat fragmentasi dan luasnya, juga kuat lemahnya letusan serta tinggi tiang asap, maka gunungapi dibagi menjadi beberapa tipe erupsi:
(1) Tipe Hawaiian, yaitu erupsi eksplosif dari magma basaltic atau mendekati basalt, umumnya berupa semburan lava pijar, dan sering diikuti leleran lava secara simultan, terjadi pada celah atau kepundan sederhana; 
(2) Tipe Strombolian, erupsinya hampir sama dengan Hawaiian berupa semburan lava pijar dari magma yang dangkal, umumnya terjadi pada gunungapi sering aktif di tepi benua atau di tengah benua; 
(3) Tipe Plinian, merupakan erupsi yang sangat ekslposif dari magma berviskositas tinggi atau magma asam, komposisi magma bersifat andesitik sampai riolitik.
Material yang dierupsikan berupa batuapung dalam jumlah besar; 
(4) Tipe Sub Plinian, erupsi eksplosif dari magma asam/riolitik dari gunungapi strato, tahap erupsi efusifnya menghasilkan kubah lava riolitik. Erupsi subplinian dapat menghasilkan pembentukan ignimbrit; 
(5) Tipe Ultra Plinian, erupsi sangat eksplosif menghasilkan endapan batuapung lebih banyak dan luas dari Plinian biasa; 
(6) Tipe Vulkanian, erupsi magmatis berkomposisi andesit basaltic sampai dasit, umumnya melontarkan bom-bom vulkanik atau bongkahan di sekitar kawah dan sering disertai bom kerak-roti atau permukaannya retak-retak. Material yang dierupsikan tidak melulu berasal dari magma tetapi bercampur dengan batuan samping berupa litik; 
(7) Tipe Surtseyan dan Tipe Freatoplinian, kedua tipe tersebut merupakan erupsi yang terjadi pada pulau gunungapi, gunungapi bawah laut atau gunungapi yang berdanau kawah. Surtseyan merupakan erupsi interaksi antara magma basaltic dengan air permukaan atau bawah permukaan, letusannya disebut freatomagmatik. Freatoplinian kejadiannya sama dengan Surtseyan, tetapi magma yang berinteraksi dengan air berkomposisi riolitik. ( Geologi - Fisik )

Senin, 05 September 2011

APA ITU GUNUNGAPI ?

Gunungapi adalah lubang kepundan atau rekahan dalam kerak bumi tempat keluarnya cairan magma atau gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. Matrial yang dierupsikan ke permukaan bumi umumnya membentuk kerucut terpancung.
Gunungapi diklasifikasikan ke dalam empat sumber erupsi, yaitu (1) erupsi pusat, erupsi keluar melalui kawah utama; dan (2) erupsi samping, erupsi keluar dari lereng tubuhnya; (3) erupsi celah, erupsi yang muncul pada retakan/sesar dapat memanjang sampai beberapa kilometer; (4) erupsi eksentrik, erupsi samping tetapi magma yang keluar bukan dari kepundan pusat yang menyimpang ke samping melainkan langsung dari dapur magma melalui kepundan tersendiri. ( Geologi - Fisik )

Selasa, 30 Agustus 2011

Selamat Lebaran


Ramadhan baru saja berlalu, dan kita baru saja diberkahi dengan kedatangan syawal. Mari kita berdoa dan memohon, semoga hari esok menjadi lebih baik dari hari sebelumnya, Amin…

Jika hamba-hamba-Ku (yang taat dan menyadari
kesalahannya) bertanya kepadamu tentang Aku,
sesunguhnya Aku dekat, dan memperkenankan permohonan
jika mereka bermohon kepada-Ku (QS Al-Baqarah [2]:186).


Mohon Maaf Lahir dan Bathin
The Orange Team

Sabtu, 27 Agustus 2011

10 Petunjuk Jika Terjadi Gempa



DIDALAM RUMAH

Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal. Jika anda sedang menyalakan kompor maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.




DI LUAR RUMAH

Lindungi kepala anda dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.




DI MALL, BIOSKOP, DAN LANTAI DASAR MALL

Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.




DI DALAM LIFT

Jangan menggunakan lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.




DI DALAM KERETA API

Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.




DI DALAM MOBIL

Saat terjadi gempabumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.




DI GUNUNG/PANTAI

Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.




BERI PERTOLONGAN

Sudah dapat diramalkan bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempabumi besar. Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar anda.




EVAKUASI

Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempabumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki dibawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah. Bawalah barang-barang secukupnya.




DENGARKAN INFORMASI

Saat gempabumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas.



Jumat, 26 Agustus 2011

Indonesia dan Gempa


Kepulauan Indonesia terletak pada pertemuan 3 lempeng utama dunia yaitu lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik. Lempeng Eurasia dan Australia bertumbukan di lepas pantai barat Pulau Sumatera, lepas pantai selatan pulau Jawa, lepas pantai Selatan kepulauan Nusatenggara, dan berbelok ke arah utara ke perairan Maluku sebelah selatan. Antara lempeng Australia dan Pasifik terjadi tumbukan di sekitar Pulau Papua. Sementara pertemuan antara ketiga lempeng itu terjadi di sekitar Sulawesi. Itulah sebabnya mengapa di pulau-pulau sekitar pertemuan 3 lempeng itu sering terjadi gempabumi.
Berikut ini adalah 25 Daerah Wilayah Rawan Gempabumi Indonesia yaitu: Aceh, Sumatera Utara (Simeulue), Sumatera Barat - Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten Pandeglang, Jawa Barat, Bantar Kawung, Yogyakarta, Lasem, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kepulauan Aru, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sangir Talaud, Maluku Utara, Maluku Selatan, Kepala Burung-Papua Utara, Jayapura, Nabire, Wamena, dan Kalimantan Timur. ( Geologi fisik )

Kamis, 25 Agustus 2011

PROSES GEMPABUMI

Lempeng samudera yang rapat massanya lebih besar ketika bertumbukkan dengan lempeng benua di zona tumbukan (subduksi) akan menyusup ke bawah. Gerakan lempeng itu akan mengalami perlambatan akibat gesekan dari selubung bumi. Perlambatan gerak itu menyebabkan penumpukkan energi di zona subduksi dan zona patahan. Akibatnya di zona-zona itu terjadi tekanan, tarikan, dan geseran. Pada saat batas elastisitas lempeng terlampaui, maka terjadilah patahan batuan yang diikuti oleh lepasnya energi secara tiba-tiba. Proses ini menimbukan getaran partikel ke segala arah yang disebut gelombang gempabumi.( Geologi Fisik )

Rabu, 24 Agustus 2011

APAKAH GEMPABUMI ITU

Gempa bumi adalah berguncangnya bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi , patahan aktif aktivitas gunungapi atau runtuhan batuan ( Geologi Fisik )

Selasa, 23 Agustus 2011

Gempa-Gempa Bumi Paling Dahsyat


1. 1556: Shaanxi, China - Kekuatan 8.0 skala richter. Korban nyawa 830,000.

2. 1908: Messina, Itali - Kekuatan 7.5 skala richter. Korban nyawa 80,000.

3. 1920: Haiyuan, China - Kekuatan 7.8 skala richter. Korban jiwa 200,000.

4. 1923: Kanto, Yokohama, Jepun - Kekuatan 7.7 @ 8.3 skala richter. Membentuk tsunami setinggi 12 meter. Korban nyawa 143,000.

5. 1935: Quetta, India – Kekuatan 7.5 skala richter. Meragut 50,000 nyawa.

(Tempo Interaktif  - Rakyat Merdeka  - Wikipedia )

6. 1939: Erzincan, Turki – Kekuatan 7.9 skala richter. Menyebabkan 33,000 orang maut.

7. 1939: Chillan, Chile – Kekuatan 8.3 skala richter. Menyebabkan 28,000 maut.

8. 1948: Ashgabat, Turkmenistan - Kekuatan 7.7 skala richter. Korban jiwa 110,000.

9. 1960: Chile - Kekuatan 9.5 skala richter. Korban nyawa lebih dari 1,600.

10. 1960: Barat daya Maghribi – Kekuatan 5.7 skala richter. Menyebabkan kira-kira 12,000 maut.

11. 1970: Chimbote, Peru - Kekuatan 7.9 skala richter. Korban jiwa 70,000.

12. 1976: Tangshan, Cina - Kekuatan 7.8 skala richter. Korban jiwa 240,000, bahkan dijangka 700,000.

13. 1976: Guatemala – Kekuatan 7.5        skala richter. Menyebabkan 22,778 terbunuh.

14. 1978: Timur Laut Iran – Kekuatan 7.7 skala richter. Menyebabkan 25,000 maut.

15. 1985: Mexico Tengah – Kekuatan 8.1 skala richter. Meragut lebih 9,500 nyawa.

16. 1988: Barat Laut Armenia – Kekuatan 6.9 skala richter. Menyebabkan 25,000 maut.

17. 1990: Barat Laut Iran – Kekuatan 7.3 skala richter. Meragut 50,000 nyawa.

18. 1993: Latur, India - Kekuatan 6.0 skala richter. Korban jiwa lebih 1,000.

19. 1995: Kobe, Jepun – Kekuatan 7.2 skala richter. Meragut 6,000 nyawa.

20. 1998: Utara Afghanistan dan Tajikistan – Kekuatan 6.9 skala richter. Menyebabkan 5,000 orang terbunuh.

21. 1999: Taiwan – Kekuatan 7.6 skala richter. Menyebabkan 2,400 maut.

22. 1999: Turki – Kekuatan 7.4 skala richter. Meragut 17,000 nyawa.

23. 1999: Colombia – Kekuatan 6.0 skala richter. Meragut 1,171 nyawa.

24. 2001: India – Kekuatan 7.9 skala richter. Menyebabkan 2,500 maut, bahkan dijangka 13,000 orang.

25. 2003: Bam, Iran – Kekuatan 6.5 skala richter. Menyebabkan lebih 41,000 terbunuh.

26. 2004: Gempa dan Tsunami Lautan Hindi - Kekuatan 9.2 skala richter, setara 23,000 bom atom. Sebanyak 11 negara terlibat dan korban jiwa 227,898.

27. 2005: Kashmir - Kekuatan 7.6 skala richter. Korban nyawa 79,000.

28. 2006: Yogyakarta, Indonesia - Kekuatan 6.2  skala richter. Meragut lebih dari 6,500 nyawa.

29. 2008: Sichuan, China - Kekuatan 7.0 skala richter. Korban nyawa 87,000.

30. 2011: Sendai, Fukushima, Jepun - Kekuatan 8.9 skala richter. Membentuk tsunami setinggi 10 meter dan letupan loji nuklear. Korban nyawa diangka puluhan ribu...

Senin, 22 Agustus 2011

Beberapa Istilah Penting Yang Berhubungan Dengan Unsur-Unsur Alam Semesta:

1.   Asteroid

Sisa-sisa dari planit  yang telah meledak dan hancur, atau mungkin juga bahan-bahan yang yang tidak pernah berkembang menjadi planit yang lengkap.

2.  Galaxy      

Kumpulan-kumpulan bintang yang menyebar secara tidak merata dialam semesta. Kelompok bintang-binyang yang kebanyakan mempunyai bentuk seperti piring itu dinamakan “galaxy”.  Tiap galaxy dipisahkan satu dengan lainnya oleh ruang yang tidak atau kalau ada sedikit sekali terdapat bintang.

3.   Milky Way Galaxy          

Apabila kita melihat kearah angkasa pada malam hari, maka  akan nampak bintang-bintang yang berkelompok, dan ini adalah yang dinamakan “Milky-Way”, yang merupakan keluarga dari bintang-bintang yang terdiri dari kira-kira 100 bilyun bintang; dan ini pula adalah galaxy dimana kita berada   (MATAHARI beserta planit-planitnya).
                  
4.  Nebulae    

Benda-benda bercahaya lemah yang menyebar di langit.  Bercahaya agak suram dimana teleskop juga tidak dapat melihatnya dengan teliti atau tajam. Benda-benda seperti ini dinamakan “Nebulae”. Ini adalah salah satu contoh dari “galaxy”  lain diluar galaxy kita. Jadi MATAHARI  kita sendiri adalah merupakan salah satu “bintang” didalam “Milky-Way”.  Dan galaxy kita ini juga merupakan salah satu dari galaxy-galaxy yang berbentuk piring  (spiral) tadi.  Kedudukan dari MATAHARI didalam “galaxy”kira-kira berjarak 3/5-nya apabila dihitung dari pusat ke tepi dari galaxy. 

( Teori Pembentukan Bumi Dan Material Penyusun Bumi )

Keseluruhan Lapisan Bumi (2. Hidrosfir)

Menempati ruang mulai dari bagian atas atmosfir hingga menembus ke kedalaman 10 Km dibawah permukaan Bumi, yang terdiri dari samudra, gletser, sungai dan danau, uap air dalam atmosfir dan air-tanah. Termasuk kedalam selaput ini adalah semua bentuk air yang berada diatas dan didekat permukaan bumi, 97,2% air di bumi berada di laut dan samudra. Tetapi mereka ini mudah untuk menguap dalam jumlah yang cukup besar utnuk selanjutnya masuk kedalam atmosfera dan kemudian dijatuhkan kembali ke Bumi sebagai hujan dan salju. Apabila kita memperhatikan keadaan seluruh permukaan bumi, maka ciri yang paling menonjol adalah suatu warna biru yang ditimbulkan oleh hadirnya lautan. Meskipun planit-planit MARS, VENUS dan juga BUMI diselimuti oleh awan, tetapi ternyata hanya planit BUMI saja yang mendapat julukan “the blue planets”. Daratan, ternyata hanya menempati luas sekitar 29% saja dari seluruh permukaan bumi ini. Sisanya adalah laut dan air.  Bumi ini bahkan diduga jumlah luas daratan yang ada itu lebih kecil lagi dari yang diperkirakan.

Kedalaman rata-rata laut kita adalah hampir 4 Km. Angka ini sangat tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan panjangnya jari-jari Bumi yang berkisar sekitar 6400 Km.  Namun demikian, laut tetap merupakan tempat penampungan air terbesar di Bumi ini. 
( Teori Pembentukan Bumi dan Material Penyusun Bumi )

Minggu, 21 Agustus 2011

Keseluruhan Lapisan Bumi (1. Selaput Udara/Atmosfir)

fungsi dari Atmosfera adalah:
(1). merupakan media perantara untuk memindahkan air dari lautan melalui proses penguapan ke daratan yang kemudian jatuh kembali sebagai hujan dan salju; 

(2). merupakan salah satu gaya utama dalam proses pelapukan, dan ketiga bertindak sebagai pengatur khasanah kehidupan dan suhu di atas permukaan bumi. Atmosfera disini berfungsi sebagai pelindung dari permukaan bumi terhadap pancaran sinar ultra-violet yang tiba di atas permukaan bumi dalam jumlah yang berlebihan. 

Dapat dikatakan bahwa sebagian besar dari udara, atau  ±  78%, terdiri dari unsur nitrogen dan hampir 21% adalah Oxigen. Sedang sisanya adalah Argon (< dari 1%), CO2 hanya 0,33% saja.  Adapaun gas-gas lainnya seperti Hidrogen dan Helium jumlahnya tidak berarti.
Nitrogen sendiri tidak mudah untuk bersenyawa dengan unsur-unsur lain, tetapi ada proses-proses dimana gas-gas ini dapat bergabung menjadi senyawa nitrogen yang kemudian menjadi sangat penting artinya untuk proses-proses organik dalam lingkungan kehidupan atau apa yang kita kenali sebagai biosfera. Sebaliknya unsur oxigen adalah unsur yang sangat aktip untuk bersenyawa dan segera akan menyatu dengan unsur-unsur lainnya didalam suatu proses yang lazim kita kenal sebagai oxidasi.

Disamping unsur-unsur tersebut diatas, udara juga mengandung sejumlah uap-air, debu berasal dari letusan gunung-berapi dan partikel-partikel lainnya yang berasal dari kosmos.  Gas-gas dan uap-air didalam udara ini akan terlibat dalam persenyawaan kimiawi dengan bahan-bahan yang membentuk permukaan Bumi dan air laut. 99% dari atmosfera berada di daerah hingga ketinggian  ±  29 Km.  Sisanya tersebar merata sampai di ketinggian 10.000 Km.  Bagian atmosfera dari ketinggian 0 sampai 15 Km disebut troposfer atau selaput udara, dimana didalamnya dijumpai adanya perubahan-perubahan iklim, angin, hujan dan salju (perubahan cuaca). Gerak-gerak udara yang berlangsung diatas permukaan bumi seperti angin, ini akan berfungsi sebagai gaya pengikis dan pengangkut.

( Teori Pembentukan Bumi dan Material Penyusun Bumi )

Sabtu, 20 Agustus 2011

Al Qur'an, 39:5

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam..." 
(Al Qur'an, 39:5)

Senin, 15 Agustus 2011

Keseluruhan Lapisan Bumi

Secara keseluruhan bumi terdiri dari berbagai lapisan
1. Atmosfer
Lapisan udara yang menyelubungi bumi
2. Hidrosfer
Lapisan air yang berada di permukaan bumi
3. Biosfer
Lapisan tempat makhluk hidup
4. Lithosfer
lapisan batuan penyusun bumi

( Geologi Dasar )

Sabtu, 13 Agustus 2011

Struktur Dan Komposisi Bumi

Berdasarkan kecepatan gelombang seismik struktur internal bumi dapat di bedakan menjadi 3 komponen
1. Inti Bumi (Core)
2. Mantel Bumi (Mantle)
3. Kerak Bumi (Crust)

( Geologi Dasar )